•July 27, 2009 • Leave a Comment

Hey,

Ada apa ini sebenarnya? Sepertinya kamu menghindari akuw … Did I do sumthing wrong? Ato cuma perasaanku yang lagi sensi?

buat kamuuuuuu …..

•July 22, 2009 • Leave a Comment

Katon Bagaskara – Di Relung Kamarku

di relung relung kamarku
kulihat kau tersenyum
berangkaian kata rindu
puisiku untukmu

kasih, adakah waktu tersisa
untuk dapat saling bicara
tentang kembang mawar kita
yang berwarna jingga

kini dia mekar kelopaknya
sayang tersia sia
walau setia dalam makna

chorus:
tidakkah kau tahu
kuselalu mencari waktu
tuk bertemu denganmu
lihatlah kedua mataku
bersinar resah dan jiwaku tlah lelah

ataukah karna
slalu kubersikap apa adanya
yang lemah dan berhias kesalahan

tiada sempurna

Kalap

•July 5, 2009 • Leave a Comment

Hihihihi … kalap banget sihh posting. Mentang-mentang bisa buka wordpress. Biarin aja banci nulis wweeeewwk ..

Mungkin karena efek blogwalking trus liat blog orang-orang yang bikin ketagihan baca (baca : usil pengen tau kehidupan orang laen :p) . Jadi pengen nulis .. dan .. nulis .. dan nuliss lagii. Blog yang terakhir aku baca tentang newly wed. Huhuhuhu … peeengeeeen. Pasangan yang almost perfect menurutku. Mesraaa, tapi pake brantem juga. Ada bagian bad habit istrinya  yang terpahami oleh pasangannya (mauuuuu….!!!)… dan sebaliknya.

Saya selalu iri liat pasangan yang saling tahu apa yang harus dilakukan untuk pasangannya. Dooh ribet yak ngomongnya. Misalnya saat lagi galau, tanpa diminta pasangannya  mengusap-usap kepalanya, punggungnya atau tangannya. Yes yu rait!!! Its all about affection. Tanpa ada pelajaran membaca mata, meraka saling tahu bahwa pasangannya sayang,  suka atau tidak menyukai. Tidak harus menemani sepanjang waktu, tapi tahu saat dimana pasangannya membutuhkan.  The most important is, mereka tidak malu menunjukkan kasih sayangnya .. TANPA HARUS DENGAN NORAKNYA NGELENDOT KEMANA-MANA alias PDA alias Public Display of Affection….

Hihihi … dhian banyak maunya nihhh ….  Maaf ya Tuhan …. tapi kalo dikabulin makasiiiihhhhh bangeeeettttt :) !!

p.s.  I’ll do it for you. Will you??

Hate you ….

•July 5, 2009 • Leave a Comment

For ruin my day …

For play with my heart …

For make the way I feel ….

so long time …

•July 5, 2009 • Leave a Comment

Lama juga ga curhat di rumah ini.

Terlalu sibuk curhat di dunia laen siih hehehe . Ga juga deng… kemaren2 abis kluar kota trus huru-hara di kantor, yang bikin males ngantor dan ngetik agak panjang (halah, alasan! bilang ajah males).

Kangen cerita puaaanjaaaaang dengan nyaman. Terutama cerita tentangmu eh, tentangnya.  Ribet banget sih .. pokonya tentang dia yang membuat membuat saya merasa ada kupu-kupu di dada saya, saat bertemunya. Dia yang tanpa sadar saya nyamaaan banget berada di sampingnya. Dia yang saya merasa waktu bergerak dengan cepat saat bersamanya. Dia yang membuat adrenalin saya meningkat. Dia .. ah ya .. dia yang membuat saya harus berpikir seribu kali lipat untuk membiarkan perasaan ini tumbuh.  Karena terlalu banyak perbedaan di antara kami. Terlalu banyak yang harus dipertaruhkan. Iya .. iya … sebenarnya karena saya tidak tahu perasaan dia ke saya… Sometimes, he’s around. Tapi kadang dia tampak menghindar…*sigh*

Setelah lebih dari 2 bulan, ternyata perasaan ini belum berubah. GadDemIt!!!!  Saya pikir setelah jarang bertemu, saya akan menjadi saya yang dulu….

Dear Tuhan yang Maha Membolak-balikkan Hati Manusia .. Tolong dhian  yaaaa …  Gatau lagi mesti gimana! (Heh! Gausa dibilangin Tuhan juga uda tauu kaleeee ….)

Anyway … holiday is coming. 6 – 20 Juli … lumayan kann??? Hurrraaayy … sudah banyak rencana di kepala. Tapi gatau mana yang mau dilakukan duluan. As always yak :)

Identitas

•May 22, 2009 • Leave a Comment

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia begini nih arti identitas …

iden·ti·tas /idéntitas/ n ciri-ciri atau keadaan khusus seseorang; jati

Biar lebih sahih lagi, identitas seseorang diwujudkan di atas hitam dan putih. Tentunya dengan kekuatan hukum yang bisa dipertanggung jawabkan. It known as ID Card. Bisa katepeh, sim, atow kartuh2 yang laen. Selama ini saya ga pernah bermasalah dengan ID, terutama katepeh.

Alhamdulillah ga pernah (jangan sampe dehhh .. knock on wood 3 kali)  razia di jalan ato di kosan. Kalo lagi kluar kota pas di bandara atau cek in hotel, masi ada KTP dari partner liputan.  Kalo pas sendiri pake ID card kantor. Sejauh ini siy masi manjur …

Tapi oh tapinya …

Kemaren ini semua orang mempermasalahkan katepeh saya. Gara-garanya saya dipaksa diajak liputan ke luar negeri. Yang mana harus punya paspor lah hay … Tentu saja dhian yang manis ini gapunya. Lha wong katepeh aja gapunya hihihi. Senin sore dapat kepastian berangkat, hari kamis, rencananya brangkut kamis malem. Gubrak!!!!

Saya  mencoba menolak secara tersirat sampai menolak terang-terangan. Biar teman yang lain yang punya paspor, yang brangkat. Tapi bos bilang, ini kesempatan buat saya.  Thanks anyway. Tapi saya percaya masi ada kesempatan yang datang. Insya Allah … (pssst, lagian saya gagituh pengen swang sweng swong, haiyaaaa … cuma bikin owe pusyiing haaa)

Setengah didesak, akhirnya saya mencoba mengurus paspor ituh. Seperti dugaan saya, paspor tidak bisa dibuat karena kurang syarat2nya. Katepeh yang dari pak erte ajah cuma katepeh sementara. Gimana mau di approve?  See, ive told you all …. Ga percaya sih hehehe ..

Semua kejadian ituh, saya pikir cuma temen se program dan bos-bos besar yang tau. Tapi tadi ada bos program sebelah yang nanya.

Bos program sebelah (BSP) : lu asalnya dari mana?

Dhian (D) : dari Jogja, knapa emang?

BSP : dari Jogja ada identitasnya ga? tinggal di Jakarta ada identitasnya ga?

Gubrak!!!!!

Iya .. iya .. saya tau katepeh itu penting. Nantilah saya urus lagih … (kalo inget hwehehehe)

Andai sajaaa ….

•April 29, 2009 • Leave a Comment

Andai saja kamu pulang lebih lama …. Mungkin kita bisa pulang bersama

Andai saja kita bersama menyusuri jalan itu …. Mungkin aku tidak akan takut melewatinya

Andai saja bisa pergi tempat yang kita sama-sama pengen (berdua saja ya, jangan ajakin yang lain:) ) ….. Mungkin aku tidak akan pernah mengajakmu pulang dari tempat itu)

Andai … andai …. andaiii …. Berharap itu benar adanya….

Huh!!!!!!! Begini ternyata rasanya cinta terlarang. Ummm…. rasanya seperti mencintai suami orang, pasangan sejenis, gay, atau beda agama. Penuh adrenalin, tapi hampir tidak mungkin menjalaninya. Lebih parah, kalau ibarat barang mahal di etalase. Lihat boleh, pegang jangan… Waks!!!!!!